Mobil hybrid semakin populer di Indonesia karena efisiensi bahan bakarnya yang tinggi dan emisi yang lebih rendah. Salah satu komponen utama dari mobil hybrid adalah baterai hybrid, yang berfungsi menyimpan dan menyuplai energi listrik ke motor listrik. Agar kinerja mobil tetap prima, perawatan baterai hybrid menjadi hal yang sangat penting. Berikut ini beberapa cara tepat merawat baterai mobil hybrid agar tetap awet dan optimal:
Gunakan Mobil Secara Rutin
Tidak seperti baterai mobil biasa, baterai hybrid lebih awet jika digunakan secara rutin. Biarkan sistem bekerja dan mengisi daya secara berkala. Terlalu lama membiarkan mobil tidak digunakan bisa menyebabkan daya baterai menurun atau bahkan rusak.
Mengikuti Panduan dalam Buku Manual
Informasi lengkap mengenai perawatan mobil hybrid dapat ditemukan dalam buku manual. Buku manual memberikan panduan tentang tindakan yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap mobil hybrid. Pastikan merujuk pada buku manual yang disediakan oleh produsen mobil untuk petunjuk yang tepat.
Lakukan Servis Berkala di Bengkel Resmi
Setiap merek mobil hybrid memiliki standar pengecekan baterai yang berbeda. Lakukan servis berkala sesuai jadwal yang direkomendasikan. Teknisi di bengkel resmi memiliki alat khusus untuk mendiagnosis kondisi baterai dan melakukan perawatan yang diperlukan.
Jaga Kapasitas Pengisian Baterai
Usahakan kapasitas baterai berada dalam kisaran 40%–80% saat berkendara. Terlalu sering mengosongkan atau mengisi penuh baterai bisa mempercepat kerusakan. Untungnya, kebanyakan mobil hybrid modern sudah dilengkapi sistem manajemen baterai otomatis.
Merawat baterai mobil hybrid tidaklah sulit, selama Anda memahami prinsip dasarnya dan mengikuti panduan pabrikan. Dengan perawatan yang tepat, baterai bisa bertahan hingga 8–10 tahun atau lebih. Selain menjaga performa kendaraan, perawatan yang baik juga membantu menjaga nilai jual kembali mobil Anda. Selalu gunakan bengkel terpercaya dan lakukan pengecekan rutin untuk memastikan baterai hybrid Anda tetap dalam kondisi prima.