Mesin mobil adalah komponen utama yang harus selalu dijaga agar performanya tetap optimal. Sayangnya, banyak pengemudi yang tanpa sadar melakukan kebiasaan buruk yang bisa memperpendek usia mesin. Jika dibiarkan terus-menerus, bukan hanya menurunkan performa mobil, tetapi juga bisa menyebabkan kerusakan serius dan biaya perbaikan yang mahal. Apa saja kebiasaan yang harus dihindari? Simak ulasannya berikut ini!

Jarang Melakukan Pemanasan Mesin

Banyak pengemudi yang langsung menjalankan mobil tanpa melakukan pemanasan terlebih dahulu, terutama di pagi hari. Padahal, pemanasan mesin bertujuan untuk memastikan oli sudah bersirkulasi dengan baik dan melumasi seluruh komponen mesin. Jika mesin langsung dipacu dalam kondisi dingin, gesekan antar-komponen bisa lebih tinggi dan mempercepat keausan.

 Sering Terlambat Ganti Oli

Oli berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan antar-komponen di dalam mesin. Jika oli dibiarkan terlalu lama tanpa diganti, kualitasnya akan menurun dan tidak bisa melindungi mesin secara optimal. Akibatnya, komponen dalam mesin bisa cepat aus dan rusak.

Mengendarai Mobil dengan Gaya Mengemudi Agresif

Sering menekan pedal gas dan rem secara mendadak dapat menyebabkan tekanan berlebih pada mesin dan sistem transmisi. Kebiasaan ini juga meningkatkan konsumsi bahan bakar serta mempercepat keausan komponen penting seperti piston dan gearbox.

Mengabaikan Indikator pada Dashboard

Setiap indikator pada dashboard mobil memiliki fungsi penting untuk memberi tahu pengemudi tentang kondisi mobil. Jika lampu indikator oli atau check engine menyala tetapi diabaikan, bisa jadi ada masalah serius pada mesin yang perlu segera ditangani.

Menggunakan Bahan Bakar yang Tidak Sesuai

Setiap mobil dirancang untuk menggunakan jenis bahan bakar tertentu. Jika mesin mobil membutuhkan bensin dengan oktan tinggi tetapi diisi dengan bahan bakar berkualitas rendah, ini bisa menyebabkan knocking atau detonasi yang dapat merusak mesin dalam jangka panjang.

Membiarkan Mobil dalam Kondisi Overheat

Overheat atau suhu mesin yang terlalu panas bisa terjadi karena berbagai faktor seperti kurangnya cairan pendingin atau adanya masalah pada radiator. Jika dibiarkan tanpa penanganan, overheat bisa menyebabkan mesin jebol dan biaya perbaikannya tidak murah.

Merawat mesin mobil bukan hanya tentang melakukan servis berkala, tetapi juga menghindari kebiasaan buruk yang bisa memperpendek umurnya. Dengan menjaga cara mengemudi yang baik dan melakukan perawatan secara rutin, Anda bisa memperpanjang usia mesin mobil dan menghindari biaya perbaikan yang mahal. Yuk, mulai ubah kebiasaan buruk agar mobil tetap dalam kondisi prima!