Kehadiran Honda Prelude di pasar Indonesia kini menarik perhatian banyak pecinta otomotif. Sedan sport premium ini ternyata mendapatkan respons luar biasa dari konsumen, bahkan sejak pembukaan pemesanan awal. Meski termasuk model impor dan dibanderol mendekati Rp 1 miliar, peminatnya justru jauh melebihi ekspektasi pihak Honda.
Permintaan Honda Prelude Melebihi Kuota yang Ditetapkan
PT Honda Prospect Motor (HPM) awalnya hanya mendapatkan alokasi 40 unit Honda Prelude untuk pasar Indonesia pada tahun 2026. Namun, permintaan yang sangat tinggi membuat kuota tersebut habis dalam hitungan satu hari setelah pemesanan dibuka.
Melihat tingginya minat konsumen, Honda menambah stok menjadi 100 unit per tahun. Sayangnya, jumlah ini juga habis terjual hanya dalam tiga hari sejak batch tambahan dibuka.
Konsumen Indonesia Tertarik, Bukan Sekadar Loyalis Honda
Menurut Yusak Billy selaku Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, antusiasme pembeli tidak hanya datang dari loyalis Honda. Banyak pembeli yang berasal dari komunitas otomotif umum yang tertarik pada karakter dan nilai eksklusif Honda Prelude.
Billy menyebut bahwa pembeli Prelude di Indonesia umumnya adalah konsumen dengan kondisi finansial yang matang sehingga membeli mobil ini tidak sekadar untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai pilihan lifestyle.
Indonesia Jadi Pasar Penting untuk Prelude
Honda Indonesia menjadi salah satu negara pertama di Asia Tenggara yang mendapatkan jatah Honda Prelude, yang masih diimpor utuh (CBU) dari Jepang. Dengan kondisi stok terbatas, pengiriman unit pertama direncanakan mulai Mei 2026, secara bertahap sesuai ketersediaan.
Menariknya lagi, karena permintaan yang terus bertambah, konsumen yang memesan sekarang diperkirakan baru akan menerima unitnya pada tahun 2028.
Harga dan Posisi Model
Honda Prelude ditawarkan dengan banderol sekitar Rp 925–975 jutaan (ongkos jalannya di Jakarta). Harga ini membuatnya masuk kategori sedan premium di Indonesia, namun tetap membuktikan daya tarik yang kuat bagi konsumen yang menginginkan kombinasi sportiness, desain khas, dan keunikan model legendaris Honda.
Kesimpulan
Respons pasar Indonesia terhadap Honda Prelude menunjukkan tingginya antusiasme konsumen terhadap mobil sport premium, meskipun jumlah alokasinya terbatas dan harganya tinggi. Honda bahkan terkejut dengan permintaan yang melebihi target awal, membuat pemesan baru harus menunggu hingga 2028 untuk unit produksi berikutnya.
Keberhasilan Honda Prelude di Indonesia ini menjadi bukti bahwa segmen mobil premium tetap diminati, terutama untuk model yang menawarkan kombinasi gaya, prestise, dan pengalaman berkendara yang berbeda.